GuidePedia

1
Simon dari Kirene menggantikan Yesus memikul salib
(Markus 15:20b-32)
Apapun yang akan terjadi, Yesus harus melanjutkan perjalanan-Nya menuju Golgota untuk disalibkan. Perjalan-Nya tak bisa berhenti atau dihentikan oleh siappun, meski harus melewati banyak rintangan. Golgota adalah tujuan akhir perjalanan Yesus, setelah diri-Nya melakukan perjalanan panjang, mulai dari Betlehem, ketika Ia lahir. Itulah perjalanan panjang karya keselamatan bagi dunia ini, yang sedang diemban Yesus di pundak-Nya. Setelah menerima pengadilan manusia atas diri-Nya, Yesus dibawa keluar kota menuju Golgota untuk disalibkan. Kayu salib yang telah dipersiapkan bagi Yesus, harus dipikul-Nya sendiri menuju bukit Calvary. Tapi atas penentuan Allah sendiri, seorang Kirene bernama Simon yang baru datang dari luar kota Yerusalem melintasi jalan yang akan dilalui Yesus. Akhirnya Simon pun dipaksa serdadu Romawi untuk memikul Salib Yesus. Simon pun tak bisa mengelak dari tugas tersebut. Meski Simon belum pernah mengenal Yesus secara pribadi, namun ia segera menyatakan kesediaan dan kesiapannya memikul Salib Yesus menuju Calvary. Namun satu hal yang perlu diketahui, bahwa meski pun Simon harus memikul salib Yesus, itu bukan berarti Yesus tidak sanggup lagi, atau meminta bantuan Simon meringankan beban penderitaan yang ada di pundak-Nya. Meski pada akhirnya tak ada Simon, Yesus tetap harus memikul salib-Nya menuju Golgota. Yesus sama sekali tidak membutuhkan bantuan manusia untuk meringankan penderitaan yang sedang dipikul-Nya. Tapi, tak tertutup kemungkinan jika Tuhan, atas kehendak-Nya sendiri dan dalam rencana-Nya melibatkan manusia seperti Simon dalam perjalanan Yesus menuju lokasi penyaliban.

Pelajaran Rohani :
1. Yesus sedia menderita, memikul salib bukan untuk diri-Nya, tapi untuk manusia.
2. Tak ada jalan yang lebih nyaman untuk ditempuh Yesus menuju keselamatan yang kekal, kecuali jalan sengsara (viadolorosa).
3. Yesus sama sekali tak membutuhkan bantuan dari siapa pun untuk meringankan penderitaan yang sedang ditanggung-Nya.
4. Jika pada akhirnya manusia dilibatkan juga dalam karya keselamatan yang tengah digenapi dalam diri Yesus, itu adalah anugerah yang harus disyukuri sebagai seorang hamba yang perlu harus merasa diri terlalu hebat dengan berkata: "kalau bukan saya." Jika Tuhan memlibatkan manusia, pasti ada maksud atau rahasia yang perlu diketahui oleh semua orang, khususnya bagi setiap orang yang terlibat langsung. Contoh, Simon (Kirene) dilibatkan Tuhan memikul salib Yesus dengan maksud agar jika Simon menderita, baiklah ia menederita karena nama Yesus (demi orang lain). Juga karena salib adalah lambang kutukan dosa, maka Simon harus memikul salibnya sendiri datang ke kayu salib agar menerima pengampunan dari Tuhan Yesus Kristus. Pdt. Daniel Noman, S.Th (elman)

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar

  1. Tamabahan Tuhan Yesus disalibkan itu karena kehendak atau sepengetahuan Tuhan Allah jadi kita tidak bisa salahkan sepenuhnya kesalahan pada Yudas Iskariot, pada Pilatus atau tentara Romawi pada waktu itu tetapi itu semua karena recana Tuhan Allah semata. JikaTuhan Yesus lahir diabat sekarang pasti Tuhan Yesus juga mengalami hal yang sama untuk menggenapi Alkitab dan terlebih menebus dosa manusia.Tuhan memberkati syallom.

    BalasHapus

 
Top